Berita  

Bayar Seenaknya di Warteg, ‘Abang Jago’ di Jakpus Diamankan Polisi

Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV dan viral

warteg
Pria 'abang jago' yang bayar seenakny di warteg diciduk polisi. (Instagram.com/memomedsos)

Dailynesia.co Meresahkan warga dan pemilik warteg, seorang preman diamankan polisi. Pasalnya ‘abang jago’ di Jakarta Pusat itu kerap kali makan tapi tidak membayar sesuai porsinya.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Aditya Simanggara membenarkan soal ditangkapnya preman yang meresahkan tersebut. Pelaku berinisial A (31) ditangkap di kediamannya pada Minggu, 5 Mei 2024

AKBP Aditya menyebut pelaku memang sudah beberapa kali melakukan aksinya di warteg daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mendapat laporang dari warga, polisi bergerak cepat hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Lebih lanjut AKBP Aditya mengatakan saat akan ditangkap pria yang viral karena bayar seenaknya itu sempat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.

“Saat ingin mengamankan diduga pelaku R di daerah Karet Tengsin diduga pelaku melarikan diri dengan sepeda motor,” ujarnya seperti dikutip dari PMJ News, Selasa 7 Mei 2024.

Baca juga: Biaya Klaim Asuransi Mobil Lecet, Cara Pengajuan Hingga Prosedurnya

Aksi ‘Abang Jago’ di Warteg Viral di Medsos

warteg
Ilustrasi warteg. Dianggap meresahkan, pria pengangguran diciduk polisi karena rugikan pemilik warteg. (Unsplash.com/Falaq Lazuardi)

Langkah polisi meringkus pelaku dengan inisial A itu tidak lepas dari video viral di media sosial.

Dalam video berdurasi satu menit diperlihatkan pelaku beserta rekannya R (35) datang ke sebuah warung. Usai makan, pelaku dan rekannya tadi beranjak dari kursi. Saat hendak keluar ia menyerahkan uang.

Namun uang tersebut tidak sesuai dengan menu yang telah dimakannya. Bukannya mengambil uang lagi untuk menambal kekurangan , pelaku malah mengintimidasi pekerja warteg.

Diketahui pelaku sudah melakukan aksi serupa lebih dari empat kali. Motifnya ingin makan enak dan banyak namun enggan rugi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *