Berita  

Jemaah Haji Indonesia Lansia Tanpa Identitas di Madinah Jadi Korban Copet, Ini Faktanya

Bagaimana Faktanya Jamaah Bisa Kecopetan di Madinah?

jemaah haji indonesia
Jemaah Haji Lansia Tanpa Identitas (Kumparan.com)

Dailynesia.cosSeorang wanita lanjut usia (lansia) dari jemaah haji Indonesia yang terpisah dari rombongan jemaah haji viral di media sosial.

Wanita tersebut dikabarkan menjadi korban pencopetan dan ditemukan tanpa identitas. Informasi ini menarik perhatian publik dan mendapat banyak respons dari netizen.

Dalam postingan yang viral, terdapat tulisan yang menyebutkan bahwa jemaah haji Indonesia tersebut baru beberapa jam yang lalu menjadi korban pencopetan.

Baca juga: Tragis! Pratama Arhan Dikartu Merah Saat Debut Bersama Suwon FC

Inilah Fakta Jemaah Haji Indonesia, Lansia Jadi Korban Copet

jemaah haji indonesia
Jemaah Haji Lansia Tanpa Identitas (Kumparan.com)

Wanita tersebut tidak memiliki identitas dan ditemukan di kantor Daker Madinah setelah diantar oleh orang Arab. Informasi mengenai kloter dan embarkasi asal wanita tersebut juga belum diketahui.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi, memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa wanita lansia tersebut memang diantar ke kantornya pada tanggal 24 Mei 2024.

Namun, setelah dilakukan pengecekan, wanita tersebut bukanlah jemaah haji reguler.

Ali Machzumi menjelaskan bahwa wanita lansia tersebut bukan jemaah haji, baik reguler maupun haji khusus, seperti dilansir dari TEMPO.CO.

Meskipun bukan jemaah haji, pihak Daker Madinah tetap membantu dan berusaha memfasilitasi agar wanita tersebut dapat dikembalikan ke rombongannya.

Ali Machzumi menyatakan bahwa meskipun wanita tersebut bukan jemaah haji, ia tetap merupakan warga negara Indonesia yang perlu mendapatkan bantuan.

Wanita lansia tersebut kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, namun keluarganya telah menjemputnya setelah dihubungi oleh petugas Daker Madinah.

Dengan klarifikasi dari Ali Machzumi, dapat disimpulkan bahwa wanita lansia tersebut bukanlah jemaah haji dan tidak menjadi korban pencopetan seperti yang diungkapkan dalam postingan yang viral.

Meskipun demikian, pihak Daker Madinah tetap memberikan bantuan dan upaya untuk mengembalikan wanita tersebut ke rombongannya.

Kejadian mengenai jemaah haji Indonesia ini menunjukkan pentingnya berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial.

Sebaiknya kita selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan kebingungan atau kepanikan di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *